Pakar Ekonomi Syariah Syafii Antonio Komentari Aliran Sesat

Pakar Ekonomi Syariah Dr.H.Muhammad Syafii Antonio mengatakan, hadirnya aliran-aliran sesat di Indonesia disebabkan ketidakpahamannya dalam memahami Islam secara keseluruhan.

Menurut doktor Banking and Micro Finance lulusan University of Melbourne ini, selain dikarena faktor kebodohan dalam mempelajari agama, juga faktor financial. Itu sebabnya mereka, lanjut Antonio, menggaet generasi muda yang semangat agamanya menggebu, namun tak diimbangi dengan pengetahuan yang luas perihal agama tersebut.

“Keawaman dalam agama menjadi sasaran untuk melahirkan pengikut-pengikut dari ajaran sesat. Saya melihat karena pemahaman keislamannya yang dangkal. Seseorang yang ingin memahami Islam dengan baik harus menguasai dulu bahasa Arab, tafsir Quran, metode ijtihad, metode hadits dan lain-lainya. Orang yang memahami Islam melalui metode-metode tersebut pasti tidak jadi seperti itu (sesat, menyimpang—red),” kata pimpinan Yayasan Tazkia, Jakarta, menjelaskan.

Antonio yang ditemui seusai bedah buku terbarunya “Muhammad SAW: The Super Leader Super Manager” di Masjid Pesantren Daarut Tauhiid, Jalan Gegerkalong Girang Bandung, Ahad (18/11) siang, mengungkapkan bahwa lemahnya dalam memahami konsep Islam mengakibatkan salah mengaplikasikan ajaran-ajaran Islam.

Karena itu, Antonio menyarankan kepada Umat Islam untuk terus menggali khazanah Islam dengan sebaik-baiknya melalui metode-metode ilmiah yang berkembang dalam studi Islam.

“Karena dengan tahu metodenya, ia bisa memahami konsep khataminnabiyyin, nabi terakhir, sehingga tidak ngaku-ngaku jadi nabi. Atau tidak mereduksi sholat dari lima jadi satu waktu, dengan alasan lima waktu saja banyak ditinggalkan lebih baik satu saja. Ini kan sangat tidak sesuai dengan aturan yang sebenarnya dari Allah. Tapi yang paling mendasari lahirnya aliran-aliran agama yang seperti itu karena tidak punya banyak proyek,” ungkapnya sembari tertawa kecil.

Memang tak dipungkiri jika sebagian dari gerakan aliran sesat tersebut meminta bayaran untuk kepentingan ajaran tersebut. Selain mengeksploitasi dana, aliran-aliran sesat pun biasanya menjanjikan kebahagiaan dan keselamatan secara instan. Padahal, bla dilihat secara luas dalam setiap ajaran agama, untuk meraihnya tidak semudah membalik telapak tangan.

(ahmadsahidin@gmail.com)

Leave a comment

Your comment